06/07/14

Kampanye Jokowi yang menjelek-jelekan lawan

BEBERAPA BUKTI SERANGAN JOKOWI TERHADAP PRABOWO

Jokowi memang memerintahkan para pendukungnya untuk menyebarkan keburukan-keburukan Prabowo-Hatta kepada masyarakat:

Jokowi minta relawan gencar beberkan kekurangan Prabowo-Hatta

Merdeka.com - Calon presiden Joko Widodo meminta seluruh relawan bekerja aktif jelang pemilihan presiden pada 9 Juli mendatang. Jokowi meminta relawan untuk door to door sambil bicarakan kelebih-kelebihan dirinya dan kelemahan lawannya.

"Ceritakan kepada mereka kelebihan kita dan kekurangan lawan," ujar Jokowi di Hotel Mercure, Banjarmasin, Minggu (25/5).

http://www.merdeka.com/politik/jokowi-minta-relawan-gencar-beberkan-kekurangan-prabowo-hatta.html

Dan tidak hanya menyuruh, namun juga DIBUKTIKAN SENDIRI oleh Jokowi  dengan melakukan "black campaign" sering menyerang/menyindir Prabowo dalam banyak kesempatan:

1. Di Papua, Jokowi Sindir Cara Kampanye Prabowo?

TEMPO.CO, Jayapura - Calon presiden dari poros koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, menyindir pesaingnya dalam pemilu presiden, Prabowo Subianto. Jokowi menyebut pesaingnya selalu berkampanye di hotel dan tidak pernah bersinggungan langsung dengan rakyat.

"Kalau yang lain yang di sana, kampanye di hotel. Kalau kita, kampanye di kampung saja, karena Jokowi dan Jusuf Kalla milik orang-orang kampung, milik orang-orang di daerah.

Capres yang lain sudah ada yang pernah ke sini atau belum? Saya sudah dua kali ke sini. Ini bentuk perhatian pada Papua," kata Jokowi di Jayapura.

Saat mengunjungi Pasar Prahara Baru, Jokowi juga disambut tari Koteka oleh kelompok Koteka Grup asal Wamena.

2. Jokowi Kritik Prabowo: Tiap Hari Ngomong Bocor, Memangnya Pompa Air?

Pontianak (ANTARA News) - Kandidat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengomentari pernyataan lawan debatnya tadi malam, Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subiyanto.

"Tadi malam nonton debat tidak? Bagus tidak? Masa debat tiap hari isinya bocor terus, memangnya pompa air?" Kata Jokowi di hadapan ribuan warga transmigran di Rasau Jaya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin.

3. Jokowi Sindir Prabowo Jarang Turun ke Rakyat, Wowowo?

TEMPO.CO, Palembang - Calon presiden dari koalisi PDI Perjuangan, Joko Widodo, menyindir pesaingnya, Prabowo Subianto, karena tidak pernah turun ke jalan, menyalami rakyat.

"Coba yang di sana, berani atau tidak menyalami sampai berdarah-darah seperti ini. Paling keluar panggung, wowowo," katanya saat kampanye terbuka di posko relawan Tanjung Api-api, Palembang, Rabu, 25 Juni 2014.

Jokowi mengatakan sampai harus menggunakan plester luka. "Saya sehari bisa bersalaman dengan berapa puluh ribu orang," katanya.

4. Jokowi sindir kubu Prabowo penuh dengan mafia.

"Katanya di situ katanya ada mafianya. Mafia daging ada. Beras ada. Haji ada. Minyak ada. Semua ada," ujar Jokowi.

Sebaliknya Jokowi justru membangga-banggakan koalisi partai pengusungnya. "Di tempat kita yang baik-baik,"

Jokowi Sebut Di Kubu Sebelah Ada Mafia Sapi, Mafia Haji, dan Mafia Minyak | Republika Online

=> Tanggapan Prabowo menghadapi black campaign yang dilancarkan oleh Jokowi dan para pendukungnya:

PRABOWO LARANG PENDUKUNGNYA LAKUKAN KAMPANYE HITAM

Prabowo Minta Pendukung Hindari Black Campaign

Prabowo: Koalisi Merah Putih tidak boleh terlibat dalam hal-hal negatif. Jangan nanti kita kampanye dengan hal-hal yang tidak baik. Kampanye harus dilakukan dengan niat, pikiran, cita-cita dan kehendak yang baik. Jangan terlibat dalam black campaign (kampanye hitam). Apabila ada pihak yang melakukan fitnah, hal tersebut tidak perlu dibalas dengan fitnah. Fitnah kita balas dengan kebaikan.

"Pak Prabowo sangat melarang keras kami melakukan kampanye hitam," kata Edhy di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Senin (26/5/2014).

http://www.tribunnews.com/pemilu-2014/2014/05/26/pendukung-prabowo-dilarang-keras-kampanye-hitam

Prabowo mengajak kepada para pendukungnya untuk berpolitik santun.

"Kesatria sejati dihina, dia tetap tegar. Difitnah dia tetap sopan, dihujat dia tetap senyum. Kedengkian tidak boleh dibalas kedengkian," ajaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar